Martin O’Neill Membela Kasper Schmeichel dari Sorakan Fans

Bagikan

Manajer Celtic, Martin O’Neill, tampil membela kiper senior, Kasper Schmeichel, yang mendapatkan cemoohan dari sebagian penggemar saat Celtic kalah 4-1 dari Stuttgart. Schmeichel, yang berusia 39 tahun, dinilai lambat menjangkau gol pertama dan gagal menepis tendangan rendah Jamie Leweling sehingga skor menjadi 3-1.

Martin-O'Neill-Membela-Kasper-Schmeichel-dari-Sorakan-Fans

Dalam beberapa menit berikutnya, setiap sentuhan Schmeichel disambut dengan ejekan dan sorakan sarkastik, termasuk saat ia menepis tendangan dari Tiago Tomas. Situasi ini membuat kiper internasional Denmark itu menjadi pusat perhatian negatif di laga yang penuh tekanan itu.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

O’Neill menekankan bahwa timnya harus diakui mengalami kebobolan beberapa “gol yang sangat buruk” dan menilai bahwa sorakan terhadap Schmeichel tidak adil. Menurutnya, performa pemain adalah bagian dari keseluruhan permainan tim dan harus didukung, bukan dicemooh.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Pengalaman Schmeichel yang Membuatnya Layak Dipercaya

O’Neill menegaskan bahwa Schmeichel telah melalui banyak pertandingan sulit sepanjang kariernya dan selalu mampu bangkit dari penurunan performa. Ia menekankan bahwa kiper ini telah memberikan kontribusi luar biasa selama masa jabatannya sebagai manajer Celtic.

Ketika ditanya tentang kemungkinan mengganti Schmeichel dengan Viljami Sinisalo, O’Neill memilih untuk tidak membuat keputusan terburu-buru. Ia hanya mengatakan bahwa keputusan akan dilihat sesuai kondisi tim dan pertandingan mendatang.

Pernyataan O’Neill menunjukkan rasa percaya dirinya pada Schmeichel sebagai sosok yang mampu menghadapi tekanan. Lalu ia tetap menjadi andalan di bawah mistar, meski menghadapi kritik keras dari penonton.

Baca Juga: John Rooney dan Ambisinya Bersama Macclesfield: Mimpi Besar dari Moss Rose

Kritik O’Neill terhadap Penggemar yang Mengganggu Pertandingan

Kritik-O'Neill-terhadap-Penggemar-yang-Mengganggu-Pertandingan

Selain membela Schmeichel, O’Neill juga mengkritik penggemar yang melempar puluhan bola mini ke lapangan sebagai bentuk protes. Aksi tersebut membuat pertandingan sempat terhenti selama beberapa menit untuk membersihkan lapangan.

Menurut O’Neill, perilaku tersebut tidak ada gunanya dan bahkan dapat mengganggu jalannya pertandingan serta memberi keuntungan bagi tim lawan. Ia membandingkan situasi ini dengan masa lalu ketika suasana di Celtic Park mendukung tim, pemain, dan manajer tanpa mengganggu jalannya pertandingan.

Ia menekankan bahwa penggemar seharusnya menjadi pendukung yang mendorong semangat tim, bukan menciptakan tekanan yang kontraproduktif di lapangan.

Fokus Celtic pada Pertandingan Mendatang

Meski kalah di Stuttgart, O’Neill menegaskan bahwa fokus utama timnya sekarang adalah pertandingan domestik melawan Hibernian pada akhir pekan ini. Ia menolak untuk terlalu memikirkan leg kedua melawan Stuttgart atau kunjungan ke Jerman, karena prioritas tetap pada persaingan gelar lokal.

Gol Benjamin Nygren sempat menyamakan kedudukan di babak pertama, tetapi gol Tiago Tomas di menit tambahan membuat kekalahan menjadi nyata. Kendati demikian, O’Neill tetap optimis dengan performa tim dan menekankan pentingnya persiapan matang untuk pertandingan berikutnya.

Keputusan manajer Celtic untuk menjaga fokus pada laga domestik menegaskan bahwa ia menilai setiap pertandingan dengan strategi jangka panjang, bukan hanya reaksi emosional terhadap kekalahan. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goalkeeperkitdirect.com.