Klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, resmi menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih kepala baru hingga akhir musim. Keputusan ini diambil setelah performa tim merosot tajam dan manajemen merasa perlu melakukan perubahan cepat untuk menyelamatkan musim yang semakin sulit.

Pemecatan pelatih sebelumnya terjadi setelah Tottenham hanya meraih dua kemenangan dalam 17 pertandingan Liga Premier. Posisi klub yang hanya berjarak lima poin dari zona degradasi menjadi alarm serius bagi manajemen untuk segera bertindak.
Penunjukan Tudor menandai babak baru bagi Spurs. Klub berharap kehadirannya mampu membawa stabilitas, meningkatkan performa tim, dan mengembalikan kepercayaan diri para pemain di sisa musim yang penuh tekanan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Misi Selamatkan Spurs dari Zona Degradasi
Igor Tudor langsung dihadapkan pada tantangan besar. Ia harus mengangkat performa tim dalam waktu singkat sekaligus memastikan Tottenham menjauh dari ancaman degradasi di Premier League.
Laga debutnya pun tidak mudah. Ia akan memimpin Spurs dalam derbi London utara melawan Arsenal, yang saat ini memimpin klasemen. Pertandingan ini akan menjadi ujian mental dan taktik pertama bagi Tudor bersama tim barunya.
Manajemen klub menegaskan bahwa mandat Tudor jelas: membawa organisasi permainan, intensitas, dan daya saing ke dalam skuad pada fase krusial musim. Keberhasilan dalam beberapa laga awal akan sangat menentukan arah perjalanan Spurs ke depan.
Baca Juga: Masa Depan Gyokeres Mulai Dipertanyakan di Arsenal
Filosofi Tudor: Intensitas, Konsistensi, dan Mentalitas Bertarung

Igor Tudor menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menciptakan konsistensi dalam performa tim. Ia menilai skuad Tottenham memiliki kualitas yang kuat, tetapi membutuhkan organisasi permainan dan semangat juang yang lebih tinggi.
Menurutnya, tugas pelatih bukan hanya merancang taktik, tetapi juga membangkitkan mentalitas pemain agar tampil percaya diri di setiap pertandingan. Ia ingin timnya bermain dengan intensitas tinggi dan keyakinan penuh untuk meraih hasil positif.
Pendekatan ini diharapkan mampu mengubah wajah Tottenham dalam waktu singkat. Dengan struktur permainan yang lebih rapi dan semangat bertarung yang kuat, Spurs berpeluang memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Rekam Jejak dan Harapan Besar untuk Masa Depan Spurs
Sebelum bergabung dengan Tottenham, Tudor pernah melatih beberapa klub Eropa seperti Juventus, Lazio, Marseille, dan Galatasaray. Pengalamannya menangani tim dalam situasi sulit menjadi salah satu alasan utama penunjukannya.
Direktur olahraga Johan Lange menyebut Tudor sebagai pelatih yang membawa kejelasan dan intensitas dalam menghadapi momen menantang. Klub berharap pengalaman tersebut mampu memberikan dampak instan bagi performa tim.
Kini, perhatian Tudor tertuju pada upaya membangkitkan kembali kejayaan Spurs. Jika mampu menstabilkan performa dan menghindarkan klub dari degradasi, ia berpeluang membuka jalan menuju proyek jangka panjang yang lebih ambisius bagi Tottenham Hotspur. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goalkeeperkitdirect.com.
